Jan
28
2012

Fajran Iman Rusadi : Jadwal sholat

Fajran posted a photo:

Jadwal sholat

.. menurut Minbar yg make ITL.

Lokasi: Amsterdam
Latitude: 52.30
Longitude: 4.77
Method: Muslim World League

waktu isya dan subuhnya kok rada2.. err..

ambil jadwal di mesjid ah..

Jan
27
2012

Willy Sudiarto Raharjo : Mempodipper Bug

For those who's using Linux Kernel 3.x, there's a serious bug in the Linux Kernel which can be misued to have a local privilege escalation via suid which is well explained on this site.

The solution is quite easy: all you need is to upgrade to the latest Linux Kernel 3.2.2 and you should be safe.

Here's what you will get when you are running a vulnerable kernel:
bash-4.1$ ./mempodipper
===============================
=          Mempodipper        =
=           by zx2c4          =
=         Jan 21, 2012        =
===============================

[+] Opening socketpair.
[+] Waiting for transferred fd in parent.
[+] Executing child from child fork.
[+] Opening parent mem /proc/3765/mem in child.
[+] Sending fd 5 to parent.
[+] Received fd at 5.
[+] Assigning fd 5 to stderr.
[+] Ptracing su to find next instruction without reading binary.
[+] Resolved exit@plt to 0x80499e8.
[+] Calculating su padding.
[+] Seeking to offset 0x80499dc.
[+] Executing su with shellcode.
sh-4.1# id
uid=0(root) gid=0(root)

Quite nasty huh? So what are you waiting for? Go to the kernel site and grab the latest version (3.2.2 at minimum)
Jan
27
2012

Alfa Malik : Membuat Live USB dari berbagai macam distro Linux di LinuxMint/Ubuntu

Mungkin anda sudah pernah pakai Startup Disk Creator, dan juga sudah membaca dan mempraktekkan ulasan saya tentang USB Installer Windows. Kali ini tool yang kurang lebih sama dengan dua tool tadi namun tool ini hanya untuk install distro linux ke flashdisk anda, yaitu LiveUSB Install akan saya ulas di artikel ini.

LiveUSB Install adalah tool untuk membuat Live Linux USB di Linux dan Windows. Sangat mudah digunakan untuk menginstal bermacam distro Linux di flashdisk anda dari file image ISO atau dari CD/DVD, bahkan bisa langsung download dan install file ISO nya dari internet.

LiveUSB Install support bermacam distro Linux seperti Android, Debian, Centos, Fedora, Kubuntu, LinuxMint, OpenSuse, Ubuntu, Xubuntu dan banyak lagi. Anda bisa melihat daftar lengkapnya disini.

Untuk menginstal program ini di LinuxMint, jalankan perintah berikut melalui terminal:

sudo add-apt-repository “deb http://download.learnfree.eu/repository/skss / #SKSS”

wget http://download.learnfree.eu/repository/skss/repo.pub.asc -q -O- | sudo apt-key add -

sudo apt-get update

sudo apt-get install live-usb-install

Setelah terinstal dan dijalankan, jangan lupa colokkan flashdisk biar terdeteksi flashdisknya oleh program ini. Kemudian pilih Mode instalasi yang diinginkan pilihannya yaitu Distribution, Custom syslinux config, WinGrub ISO Chainloader, IMG Write and (Re)Install Syslinux.
Selanjutnya pilih sumber instalasinya, pilihannya ada 3 yaitu dari CD/DVD, ISO Image, dan Internet.

Di bagian Select Linux Distribution, anda bisa memilih nama distro dan versi Linux yang akan anda buat menjadi Live USB.

Anda juga bisa mencentang opsi Autodetect distribution di bagian Install from, supaya program bisa mendeteksi secara otomatis distro apa yang anda masukkan jika anda mengambil sumber dari CD/DVD atau dari ISO Image, jika sumbernya dari Internet maka anda tetap harus memilih nama dan versi distro Linuxnya.

Setelah instalasi distro linux yang anda inginkan selesai dimasukkan ke flashdisk, selanjutnya anda bisa gunakan flashdisk anda untuk menjalankan live session linux yang anda pilih tadi atau menginstalnya ke komputer target.

Sumber: Learnfree

Artikel Terkait

Jan
27
2012

Masim "Vavai" Sugianto : Buni, Jamblang & Kesa : Buah yang Sukar Dicari ;-)

Salah satu hal yang menyenangkan jika saya datang ke rumah orang tua saya di Tambun (salah satu kecamatan di kabupaten Bekasi) adalah adanya penjual buah yang jarang ada ditempat lain.

Atas alasan keamanan, saya biasanya membawa si Jupiter MX melintasi jalur yang relatif sepi, tidak melalui jalan raya utama. Jalur utama dari Bekasi ke Tambun adalah melintasi jalur Ir H Juanda (Terminal Bekasi-Bulak Kapal) dan jalur Sultan Hasanuddin (Bulak Kapal-Pasar Tambun). Saya lebih memilih jalur belakang via Perumnas III-Indoporlen-Perum Papan Mas baru berbelok ke kiri menuju rumah orang tua saya di Desa Sumber Jaya-Tambun. Jalur ini relatif lebih nyaman karena mobil dan motor yang berlalu lalang relatif  lebih sedikit dan tidak ada bus besar maupun truk yang melintasinya.

Antara jalur Perumnas III dengan Perumahan Papan Mas ada jalur Indoporlen (Indoporlen adalah nama salah satu perusahaan yang menjadi trademark wilayah tersebut) yang jalannya cukup rindang dan suasananya sejuk. Ada beberapa penjual buah yang berjualan di pinggir jalan, salah satu kelompok penjual buah tersebut berjualan di depan Pusdiklat Dewan Dakwah. Yang istimewa dari penjual buah ini adalah jenis buahnya. Sebagian besar adalah buah-buah lokal, yang sering saya makan saat masih di Tambun dulu namun sekarang sukar dicari.

Buah-buah ini tidak pernah saya temukan di swalayan. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Buah Buni. Buah ini mirip buah salam, dikenal juga sebagai buah Wuni dan Huni. Kalau sudah masak warnanya hitam dan manis, namun kalau masih merah, apalagi hijau, rasanya asam luar biasa. Biasanya dijadikan salah satu bahan pelengkap rujak. Sekarang pohonnya sudah jarang ditemukan
  2. Buah Jamblang. Buah ini mirip anggur hitam, namun lebih lonjong. Ukurannya relatif sama dengan anggur. Rasanya manis namun kalau kulit buahnya tipis, rasanya sepat. Dulu, jika ngidam anggur tapi tidak kesampaian karena harganya mahal, jamblang menjadi pengganti karena harganya lebih murah, hehehe…
  3. Buah Kesa. Makan buah ini serasa makan tepung manis. Makan satu saja mulut rasanya dipenuhi tepung :-D . Bertahun-tahun saya makan buah kesa dan minum sirup Tjampolay tanpa tahu bahwa buah Kesa dikenal di daerah lain dengan nama Tjampolay :-D
  4. Buah Mede alias Jambu Monyet. Buah ini relatif masih mudah ditemukan. Di kampung saya di Tambun, buah ini biasanya ditanam didekat kuburan, jadi dulu ngeri juga mau makan buah ini. Jangankan mau makan, metik buahnya saja rasanya seram sekali :-D

Selain buah diatas, ada juga buah yang umum dijual, seperti sawo, nangka dan rambutan. Istimewanya, buah ini dipetik langsung dari pohon-pohon yang ada disekitar tempat mereka berjualan. Lokasi berjualannyapun relatif sederhana, hanya berupa meja panjang dibawah pohon, dengan naungan terpal.

Saya pernah punya pengalaman lucu sewaktu beli buah disini. Bertahun-tahun sebelum saya bekerja dibidang IT, saya punya profesi sebagai penjual dan pembeli rambutan. Semenjak SD, saya memetik rambutan untuk kemudian dijual kembali. Akibatnya, saya bisa dibilang hapal luar kepala jenis-jenis rambutan hanya melihat bentuk luarnya saja.

Saat saya membeli rambutan di lokasi tersebut, saya ditunjukkan sekelompok rambutan berambut gondrong yang mereka jual dengan harga mahal dengan alasan, “Ini Cipelat (nama jenis rambutan, equivalent dengan Rambutan Rapiah/Aceh) pak, makanya mahal”. Saya mau ketawa geli campur kasihan mendengar ia mencoba menipu veteran penjual rambutan :-P . Lha rambutannya aza gondrong, nggak ada pelat-pelatnya, malah segala ngaku rambutan mahal :-D

Saya punya rencana menanam beberapa pohon tersebut di lokasi bakal Pusdiklat, supaya Zeze Vavai dan Vivian masih mengenal pohon-pohon yang buahnya nggak ada di swalayan tersebut.

Artikel Terkait

Jan
27
2012

Masim "Vavai" Sugianto : Staff IT : Sempatkan Diri untuk Belajar & Meningkatkan Pengetahuan!

Salah satu keluhan utama rekan-rekan yang bekerja sebagai staff IT di perusahaan umumnya berkisar pada sulitnya menyediakan waktu untuk belajar. “Bagaimana mau belajar, baru mau ujicoba saja sudah keburu ada panggilan kesana-kemari”, begitu kira-kira keluhan yang sering saya dengar saat mengajar training di Excellent.

Padahal, staff IT harus selalu mengupgrade pengetahuannya, karena jika tidak, bargaining power yang ia miliki akan semakin terkikis. Jika pengetahuan seorang staff IT relatif statis dan tidak bertambah, perusahaan juga tidak akan terlalu menghargainya. Hal ini sebenarnya sesuatu yang normatif, jika pengetahuan yang dimiliki merupakan pengetahuan pasaran yang mana hampir semua orang bisa melakukannya, lantas mengapa perusahaan harus membayar seorang staff IT dengan gaji yang lebih besar dibandingkan staff yang lain?

Jangan jadikan waktu sebagai argumen atas kesulitan kita meningkatkan pengetahuan. Jika kita tidak menyempatkan diri untuk selalu belajar dan meningkatkan kemampuan, yang rugi adalah diri kita sendiri. Waktu luang tidak akan datang dengan sendirinya jika kita sendiri tidak mencoba untuk mengelolanya. Jangan membiarkan diri kita terlena untuk kemudian menyesali waktu-waktu yang telah berlalu.

Sumber pengetahuan bisa datang dari berbagai sumber. Bisa dari buku, majalah, internet, workshop/training dan lain-lain. Sama halnya sepeda motor untuk seorang tukang ojek, pengetahuan dibidang IT merupakan alasan utama mengapa seorang IT dipekerjakan. Percuma bekerja sebagai staff IT jika komputer/laptop saja tidak punya. Jika ini yang terjadi, sama halnya seseorang yang berprofesi sebagai tentara tempur tapi tidak memiliki senjata sebagai peralatan utama yang wajib ia miliki.

Jika perusahaan tidak memiliki budget untuk meningkatkan pengetahuan, menabunglah sedikit demi sedikit agar suatu waktu kita bisa mengikuti training yang kita inginkan atau membeli buku yang kita perlukan. Jangan mencela perusahaan yang mempekerjakan kita. Jangan juga bersikap masa bodo pada upaya meningkatkan pengetahuan yang kita miliki. Apakah kita mau menghabiskan seluruh sisa hidup kita pada perusahaan yang kurang menghargai kemampuan kita?

Jangan menunggu sampai kita menyesali waktu-waktu yang telah berlalu. Hidup kita milik kita, susah senang, kita juga yang menjalaninya.

Artikel Terkait

Jan
27
2012

Masim "Vavai" Sugianto : Solved : Zimbra Error Message: System Failure: Exception During Auth RemoteManager

Zimbra biasanya menggunakan port SSH untuk komunikasi internal dengan aplikasi-aplikasi yang dikelolanya. Jika ada perubahan pada port default SSH (port 22) atau ada pemindahan aplikasi (misalnya restore Zimbra backup dari folder /opt ke sistem yang baru), ada kemungkinan muncul pesan sebagai berikut saat mengakses  Zimbra Admin dibagian tab Server :

Baca Artikel “Solved : Zimbra Error Message: System Failure: Exception During Auth RemoteManager” Selengkapnya…

Artikel Terkait

Jan
26
2012

Willy Sudiarto Raharjo : KDe 4.8.0 is Out

KDE 4.8.0 is now released by the KDE developers and it's dubbed as a major release, no longer a maintenance update like the previous release. This new release brings a major improvements to all components, such as Plasma Workspaces, Applications, and as a Platform.

I have been running KDE 4.8.0 for few hours as i have just upgraded using AlienBOB's package on Slackware-Current and it feels so good. It's faster than previous release and i'm happy with it.

KDE 4.8.0 will shortly be landing in your Linux distribution, so just wait and see to feel it. With this release, KDE 4.8.x branch will start it's monthly-release journey starting on February where they will deliver a maintenance release.