Mar
10
2010

Willy Sudiarto Raharjo : One Down, Two More

I'm done for this week. What i mean is the mid test. The students has taken the mid test yesterday and today and what's next is to marks them. This is the hard part, since there are so many of them.

Today i have finished marking the first assignment and now two mid test course are waiting for Gym
Mar
10
2010

Fajran Iman Rusadi : Gerobak

Apa ini? singkatnya: apt-web yang lebih personal. Coba buka http://gerobak.dahsy.at/

Ada yang mau bantuin ngetes? Ada yang mau nyumbang sebuah VPS atau server beneran? Ada yang mau bantuin bikin?

Kok butuh VPS/server sendiri? Karena sepertinya Gerobak butuh sumber daya komputasi yang tidak kecil. Bisa bikin tetangga bahkan pemilik kontrakan ngomel2 kalau dipasang bareng-bareng dengan yang lain.

Kode sumber: http://github.com/fajran/gerobak. Lisensi: GNU AGPL 3

Mar
10
2010

amril : Amprokan Blogger 2010 (4) : “Menyulap” Sampah Menjadi Berkah

Tidak jauh dari UKM Boneka adalah lokasi kunjungan para peserta Amprokan Blogger berikutnya, yaitu Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sumur Batu yang letaknya bersebelahan dengan TPA Bantargebang.

Di benak para peserta Amprokan mungkin saja terbersit kesan bakal mengunjungi sebuah daerah yang paling tidak menyenangkan selama acara Amprokan Blogger di Bekasi. Sebuah anggapan yang tidak salah. Tapi setelah tiba disana, sedikit banyak impresi itu bisa berubah. Meski memang, namanya juga tempat pembuangan sampah, baunya masih tetap ada, meski sudah tereduksi secara signifikan.

Disanalah sebuah “sejarah” baru tengah digulirkan. Tak heran jika Wakil Walikota Bekasi Bapak Rahmat Effendy dalam kata sambutannya menyambut kedatangan kami dengan bangga menyatakan bahwa, pada tempat inilah onggokan sampah bisa berubah menjadi berkah.

Di area penimbunan sampah akhir tersebut Pemerintah Kota Bekasi bekerjasama denga PT Gikoko Kogyo Indonesia menerapkan manajemen persampahan Kota dengan memanfaatkan mekanisme pembangunan bersih (Clean Development Mechanism, atau CDM) melalui pemusnahan Gas Metana.

Harus diakui pembuangan akhir sampah dengan sistem penimbunan secara terbuka menyebabkan pemanasan global dikarenakan Gas Metana (CH4) dari proses anaerobic. Konsekuensi ikutan lainnya adalah dampak langsung maupun tidak langsung bagi penduduk sekitar maupun lingkungan. Atas pertimbangan itulah, Pemerintah Kota Bekasi “menggandeng” mitra PT Gikoko Kogyo untuk mengatasi persoalan ini.

Proyek Pemusnahan Gas Methan di TPA Sumur Batu dilakukan melalui cara teknik penutupan “Entombment Cell” dengan geomembran. Selain menghalangi masuknya air hujan,sehingga dapat mereduksi level air didalam sel, geomembran ini menghalangi pelepasan emisi gas Methana ke udara, sehingga penangkapan gas bisa dilakukan secara optimal. Banyak resiko yang bisa dihindari lewat metode ini seperti kebakaran, polusi udara, dan longsor.

Gas yang “tertangkap” disalurkan melalui sebuah pipa utama menuju tabung pembakaran (burning chamber) lalu dimusnahkan. Sebagian dari gas tersebut digunakan untuk pembangkit listrik yang nantinya digunakan untuk kebutuhan sistem instalasi itu sendiri maupun dijual secara komersial.

Dapat dikatakan bahwa dari TPST Sumur Batu inilah dapat dibangun instalasi PLTS atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Seperti dikutip dari Kompas online,

PLTS rencananya akan dikembangkan untuk menghasilkan tenaga listrik 26 MW. Sampah memang tidak berperan langsung menghasilkan listrik, tetapi diproses dulu untuk menghasilkan gas metan yang akan diubah menjadi energi listrik. Mula-mula, sampah-sampah dari TPST Bantar Gebang dikumpulkan dan diolah melalui sebuah proses pengolahan yang disebut control and sanitary landfill, yakni proses penguraian, penutupan, dan pemanasan sampah untuk menghasilkan gas metan. Gas metan yang dihasilkan kemudian akan dikumpulkan dan digunakan sebagai bahan bakar generator penggerak PLTS. Untuk menghidupkan dan menggerakkan sebuah generator PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) per jam dibutuhkan gas metan hasil olahan dari sekitar 1.000 kubik sampah.

Benefit tambahan juga bisa didapatkan yakni dari kontrol rekaman jumlah Gas Methana yang telah dimusnahkan akan disertifikasi sebagai “Carbon Credit” yang berdasarkan Protokol Kyoto dapat dikompensasi menjadi jumlah uang per ton gas Metan yang dimusnahkan.

Disisi lain, sampah yang ada bisa didaur ulang atau digunakan sebagai kompos/pupuk yang pada gilirannya akan memberikan keuntungan ekonomis. “Kejelian” Pemkot Bekasi menangkap peluang ini patut diapresiasi karena upaya yang dilakukan tidak hanya mengurangi dampak ekologi dari timbunan sampah namun juga dapat menyumbangkan tambahan penghasilan bagi Pendapatan Asli Daerah Kota Bekasi melalui penjualan listrik lewat PLTS, Kredit Karbon, Penjualan Kompos/Pupuk dan Daur Ulang. Tak salah memang apa yang dikatakan oleh Bapak Wakil Walikota : Disinilah Sampah bisa berubah jadi Berkah !

Perjalanan berlanjut menuju ke Kota Jababeka Cikarang..

(bersambung)

Mar
10
2010

Pitra : Aplikasi Mashup Fourwhere

This image has no alt text

Sudah familiar dong dengan Foursquare.com? Belum? Daftar gih, siapa tahu situs social media itu jadi tren di 2010 ini :) Situs ini sebenarnya mirip dengan buatan lokal Koprol.com. Bedanya fokus situs ini hanya pada check-in di lokasi. Semakin sering seseorang datang dan check-in di lokasi tu semakn tinggi pula poin yang ia dapatkan. Seperti Koprol, di situs Foursquare pengguna juga bisa melakukan ulasan tentang tempat yang mereka datangi.

Barusan saja Sysomos, perusahaan yang banyak berurusan dengan pengukuran data statistik social media meluncurkan situs mashup Fourwhere.com. Situs ini memanfaatkan data API terbuka yang disediakan oleh Foursquare dan Google Maps dan mengaplikasikannya menjadi suatu aplikasi fungsi baru.

Pengguna bisa menjelajah peta, contohnya seperti peta berikut yang menampilkan area sekitar Mal Pondok Indah. Dengan klik kanan, pengguna akan bisa mendapatkan pengguna Foursqure mana saja yang belakangan ini check-in di sini. Tampilan sidebar kanan menunjukkan foto-foto para pengguna berikut ulasan terakhir mereka di sekitar lokasi itu.

fourwhere

Seandainya para pemilik toko di Mal Pondok Indah sadar kalau toko mereka diulas di Foursquare, mereka bisa mendapatkan insight menarik. Bahkan, bukan tidak mungkin dikaitkan dengan loyalty program terhadap konsumen yang sering check-in di lokasi itu. Situs Fourwhere ini mencoba membantu pemetaannya agar lebih mudah dibaca. Pengunjung juga bisa tahu pengguna Foursquare mana saja yang berada tak jauh dari tempat ia berada. Siapa tahu ada yang mau kopdar? :D

Sebenarnya saat melihat Fourwhere ini, terlintas ide seandainya Koprol (sebagai situs microblog berbasis lokasi) dan Urbanesia.com (sebagai situs direktori) bisa menyajikan mashup semacam ini. Saat ini memang kedua perusahaan di balik situs ini sudah saling bertukar data untuk memperbanyak titik lokasi (ini kata yang punya Urbanesia loh). Contoh aplikasinya misalnya, penyajian peta dengan Yahoo! Maps (karena Urbanesia dan Koprol bekerja sama dengan Yahoo!) yang menampilkan seluruh titik lokasi (yang datanya diambil dari direktori Urbanesia) dengan komentar/ulasan lokasi tersebut (yang datanya dikompilasi dari Urbanesia sendiri, Koprol dan Foursquare).

Ini cuma sekedar contoh loh. Namun kalau nanti benar-benar ada aplikasi mashup antara Koprol dan Urbanesia, jangan lupa kabari blog ini ya!

Aplikasi Mashup Fourwhere ini adalah artikel dari: Media Ide
-- Sudah pernah membaca buku-buku berikut?

Mar
10
2010

Ndoro Kakung : Kentang Pecas Ndahe

Kentang Radio membuka website baru kemarin sore. Upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan pendengar?

Ketika pertama kali saya mengetahui dan mendengar tentang Kentang Radio, terus terang saya bertanya-tanya: Ini nama stasiun radio siaran atau varietas kentang baru? Bukan apa-apa. Waktu itu, saya memang belum pernah mendengar sama sekali nama itu. Tapi saya langsung ngakak terguling-guling setelah mencari dan menemukan informasi soal Kentang Radio.

Mengapa? Buat saya, Kentang Radio itu sebuah keganjilan cara bersiaran yang mengasyikkan. Ia seperti pelangi yang muncul di malam hari. Warna-warni di sebuah hamparan yang seragam.

Berbeda dari radio siaran lain yang memancarkan musik dan kata lewat gelombang radio, Kentang Radio menyalurkan musik lewat teknologi streaming. Jadi ya nggak bakal ketemu jika dicari di gelombang FM mana pun. Kentang Radio hanya bersiaran di Facebook. Dan berlainan dengan radio siaran pada umumnya, jam siaran Kentang Radio itu tak menentu. Kadang subuh, sesekali siang. Sering kali dinihari. Suka-suka pengelolanya.

Lagu-lagu yang diputar Kentang Radio pun bukan lagu baru, melainkan musik-musik jadul, dengan urutan seenak perut penyiarnya. Hari ini mungkin mereka memutar pop hits Indonesia 1980-an. Besok slow rock. Berikutnya rock-ballad. Mereka bahkan tak tabu memutar keroncong. Tak ada pola atau pakem tertentu. Semuanya bebas. Sebebas kita mau mendengarkan atau tidak. Saya bahkan bisa memesan lagu via Twitter sesuai tema siaran mereka. Saya boleh ikut nimbrung di bilik obrolan digital mereka di Facebook untuk berbagi ide.

Dengan seluruh keganjilan dan perbedaan itu, Kentang Radio jadi mengasyikkan, paling tidak, buat saya. Konsep siaran yang seperti ini belum pernah saya temukan di radio mana pun. Sebuah konsep yang membebaskan, baik pengelolanya maupun pendengarnya. Kalaupun sampean tetap tak menyukainya, ya itu urusan sampean. Bukan urusan saya.

Nah, radio nyeleneh ini mulai kemarin sore memperkenalkan situs webnya. Saya tak tahu apa cita-cita pengelola Kentang Radio dengan situs tersebut. Mungkin untuk lebih mengakrabkan diri dengan pendengar setia mereka. Barangkali untuk tujuan lain. Silakan menengok kalau sampean tertarik. Salam kentang!

>> Selamat hari Rabu, Ki Sanak. Apa stasiun radio favorit sampean?


Filed under: Blog Tagged: jadul, kentang radio, lagu, siaran, streaming, ugal-ugalan
Mar
10
2010

amril : Amprokan Blogger 2010 (3) : Nuansa Merah Muda Merebak di Bantar Gebang

Bis yang mengangkut peserta Amprokan Blogger bergerak dari Tugu Bina Bangsa menuju UKM (Usaha Kecil Menengah) Boneka di kawasan Bantar Gebang. Lumayan jauh juga, sekitar 15 km dari lokasi kunjungan pertama.

Kami menyusuri jalan Raya Narogong Bekasi. Sepanjang perjalanan diatas bis-3, dilaksanakan perkenalan para peserta yang dipimpin oleh koordinator bis Bang Komaruddin Ibnu Hikam yang mendapat julukan jawara Bekasi romantis dan juga seorang penulis buku produktif. Keceriaan mewarnai perjalanan kami yang cukup jauh tersebut.

Akhirnya kami memasuki kawasan Bantargebang.

Persiapan sambutan atas kunjungan kami, para peserta Amprokan Blogger 2010 di lokasi UKM (Usaha Kecil Menengah) Boneka yang berada dibawah binaan Deperindag Kota Bekasi, terlihat saat kami menyaksikan sebuah spanduk menyongsong kedatangan kami. Lokasi UKM yang berada ditengah-tengah perkampungan penduduk dengan akses jalan yang kecil tidak menghalangi kedatangan para blogger bertandang kesana. Sejumlah warga disekitar UKM Boneka menyaksikan kami, para blogger –yang mungkin disangka rombongan pejabat karena dikawal oleh mobil polisi bersirene nyaring plus beberapa anggota Satpol PP Bekasi yang ikut menertibkan situasi—berjalan memasuki area diskusi/penyambutan yang di sediakan.

Kami disambut hangat oleh Pak Purnomo Ketua UKM ini yang menjelaskan keberadaan UKM ini merupakan sebuah bukti nyata komitmen untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan. “Produk-produk yang kami siap bersaing dengan produk serupa dari luar negeri, terlebih bila ada dukungan nyata dari masyarakat maupun pemerintah,” ucap Pak Purnomo optimis.

Wakil Walikota Bekasi Bapak Rahmat Effendi yang juga datang menyambut para Blogger dalam kata sambutannya berharap agar dengan kunjungan ini, para Blogger mendapatkan gambaran seputar industri kecil menengah yang merupakan salah satu pilar perekonomian Indonesia yang patut diandalkan.

Kunjungan ini dilanjutkan dengan menyaksikan aktifitas pembuatan Boneka di UKM ini. Saat kembali ke bis seluruh peserta diberikan kenang-kenangan bantal merah muda buatan UKM Boneka berlogo “Amprokan Blogger 2010″. Wow keren!

Berikut foto-foto-nya

Nah..yang terakhir ini adalah Blogger Narsis Romantis, bersama bantal merah mudanya…so sweet..  hehehe

(bersambung)

Mar
10
2010

Endy Muhardin : Dokumentasi Project

Pertanyaan yang sering muncul dalam pengelolaan proyek software adalah, “Dokumen apa saja yang harus dibuat?” Tidak ada jawaban absolut untuk pertanyaan ini, semuanya tergantung situasi dan kondisi. Bahkan di satu perusahaan yang sama, kelengkapan dokumen projectnya bisa saja berbeda antar project. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana menentukan dokumen yang digunakan dalam project. Disclaimer : [...]
Mar
9
2010

kangtatang : Bekasi Bersih Partisipasi Blogger Dalam Kegiatan Anjangsana Amprokan Blogger

Bekasi Bersih Partisipasi Blogger

bekasi bersih partisipasi blogger

bekasi bersih partisipasi blogger

Bekasi Bersih Partisipasi Blogger, apa yang terlintas dalam benak anda ketika mendengar kalimat tersebut? apakah tersirat dalam benak anda tentang kebersihan kota Bekasi? jangan salah, kota Bekasi pada saat ini merupakan kota yang bersih dan siap untuk meraih Adipura. Hal Ini terbukti ketika saya mengikuti kegiatan Anjangsana Amprokan Blogger yang diprakarsai oleh Blogger Bekasi yang mengundang blogger dari seantero Indonesia untuk hadir di Kota Bekasi dan memeriahkan HUT Kota Bekasi yang ke-13 dalam acara Temu blogger. Dalam salah satu rangkaian acara yang digelar oleh panitia, para peserta diajak berkeliling kota Bekasi menggunakan Bus dan mengunjungi beberapa titik penting kota Bekasi seperti, Tugu Bina Bangsa, UKM Boneka, TPA Sumur Batu Bantar gebang, dan Kota Jababeka. dalam pelaksanaan kegiatan City Tour ini terlihat kota Bekasi sudah membenahi diri dengan menonjolkan kebersihan, meskipun belum bisa melepaskan diri dari kemacetan.

Terlepas dari judul diatas, Bekasi Bersih Partisipasi Blogger bagi saya pribadi bukan berarti bahwa Blogger berpartisipasi dalam membersihkan kota Bekasi dari sampah, bukan itu. Bagi saya Slogan “Bekasi Bersih Partisipasi Blogger” memiliki makna yang lebih luas dan memiliki makna yang lebih penting. tema Ini berarti bahwa dengan kemampuan yang dimiliki oleh Blogger maka diharapkan bisa berpartisipasi dalam membersihkan Bekasi dari elemen-elemen sosial yang buruk yang ada di kota bekasi. apa saja elemen sosial yang buruk ini? ini bisa berupa kebodohan, arogansi, penyalahgunaan wewenang, ketidak perdulian sosial, bahkan mungkin kriminalitas. Lalu Bagaimana blogger bisa berpartisipasi dalam menghilangkan elemen-elemen tersebut? mudah saja, Blogger merupakan sebuah produk kreatifitas yang mampu menghasilkan sebuah kekuatan dari tulisan atau informasi yang dibuatnya.

untuk lebih memahami paparan ini, saya berikan contoh kasus :

  1. Blogger Bekasi dalam kegiatan anjangsana amprokan blogger bekerjasama dengan Sebuai (sejuta buku untuk anak indonesia) sebuah komunitas nonprofit untuk mengumpulkan buku bekas dan membagikannya kepada masyarakat kurang mampu teruatama anak-anak agar bisa memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan informasi serta pengetahuan, dengan kegiatan ini maka Elemen kebodohan bisa dieliminir.
  2. Blogger Bekasi bersilaturahmi kepada instansi pemerintahan, institusi Pendidikan, Lembaga Swasta dll, maka kemudian terjalin komunikasi yang baik serta tercipta kondisi saling menghargai dan dengan kelebihan yang dimiliki blogger maka segala bentuk arogansi atau tindakan yang melanggar/menyalahgunakan wewenang/kekuasaan bisa dieliminir, karena blogger bisa menjadi kontrol publik yang realtime dan terdengar keseluruh dunia akan sangat bodoh jika ternyata ada yang berani meremehkan hal ini.
  3. Blogger Bekasi mengadakan acara Kopdar internal, atau kegiatan anjangsana amprokan blogger maka ini menunjukan adanya rasa perduli dan keinginan untuk berbagi. Dalam lingkup internal, Blogger akan berbagi pengetahuan tentang tip & trik Blogging bahkan mungkin menggelar kegiatan sosial dengan lingkup eksternal terhadap masyarakat luas.
  4. terakhir, blogger juga bisa meminimalisir tingkat kriminalitas, dengan memberikan informasi seputar kejadian-kejadian kriminal, daerah-daerah rawan kriminal dan bahkan info real time tentang kejahatan yang terjadi dengan menggunakan jaringan sosial media. lebih jauhnya dalam bidang IT, blogger bisa mensosialisasikan penggunaan perangkat Lunak Bebas & opensource seperti Linux sehingga penggunaan perangkat lunak bajakan bisa dikurangi bahkan diberantas. nilai positifnya kita bisa membersihkan nama baik negeri kita dari cap negeri pembajak software/pengguna software bajakan.

Dari beberapa contoh kasus diatas kita bisa menarik kesimpulan bahwa Bekasi Bersih Partisipasi Blogger bisa dilaksanakan dengan hasil yang diluar dugaan, Blogger berpartisipasi dalam membersihkan bekasi dari unsur-unsur buruk sosial, bukan membersihkan sampah secara fisik, karena untuk hal ini Pemkot Bekasi telah memiliki infrastruktur yang tertata dengan cukup baik.

The Power of Blogger

Bekasi Bersih Partisipasi Blogger bisa terlaksana jika kondisi komunitas dan individu blogger bekasi memiliki visi dan misi yang sama dan memiliki idealisme dalam berbagi dan perduli terhadap kondisi sosial sekitar dan juga didukung perhatian penuh dari Pemerintah Kota Bekasi, ini merupakan motor utama dan implementasi dari The Power of Blogger untuk menciptakan Bekasi Bersih Partisipasi Blogger.

Kegiatan Anjangsana Amprokan Blogger

Kegiatan Anjangsana Amprokan Blogger yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 Maret 2010 merupakan sebuah karya nyata dari komunitas blogger bekasi dalam mengimplementasikan harapan serta visi Bekasi Bersih Partisipasi Blogger. dalam runtutan kegiatan yang dilaksanakan jelas tercermin bahwa konsep acara menunjukan semangat blogger bekasi untuk turut serta dalam membersihkan kota Bekasi dan merealisasikan slogan Bekasi Bersih Partisipasi Blogger.

Saya pribadi sangat berteimakasih telah diberikan kesempatan untuk mengikuti acara kegiatan anjangsana amprokan blogger dan bersilaturahmi dengan blogger-blogger dari kota lain dan berbagi untuk bersatu dan menyebarkan semangat positif dalam blogging.

tetap semangat dan berkarya, Keep Blogging dan Bekasi Bersih Partisipasi Blogger.

Salam

Kang Tatang


Mar
9
2010

Willy Sudiarto Raharjo : Heavy Rain

There was a heavy rain at evening. I was at my campus during the rain and the sound of the thunder was so loud. The students were having their test and suddenly the light goes out and ten seconds later, it went on again.

This morning, i watched Percy Jackson: Lightning Thief. The story is almost the same what i experienced in the evening, lots of water and thunder, except that there are no fire at all lmao
Mar
9
2010

Pitra : Cerita dari Axis Java Jazz Festival 2010

This image has no alt text

Selama 3 hari kemarin berada di Axis java Jazz Festival dan mengaku diri sebagai seorang press, sehingga bisa bebas masuk menonton pertunjukan manapun, termasuk semua special show seperti John Legend, Babyface, Toni Braxton, dan Manhattan Transfer. Yang melelahkannya dibanding Java Jazz Festival tahun lalu adalah luasnya area JIExpo Kemayoran. Di satu sisi, kita nggak perlu berdesakan melewati kerumunan orang kalau mau berpindah dari panggung ke panggung (seperti terjadi tahun lalu). Di sisi lain, rentang lokasinya amat berjauhan, sehingga untuk berpindah dari acara di Ruang Lawu dan Semeru lantai 6 ke acara di Hall D cukup melelahkan.

Hal yang juga sangat disayangkan sebenarnya kekurangperhatian panitia akan para pengunjung penyandang cacat. Banyak loh penonton kemarin yang datang menggunakan kursi roda, terutama mereka yang dari luar negeri. Beberapa mengalami kesulitan memasuki area tertentu, apalagi kalau berniat membeli sesuatu di food area.

Kalau masalah parkir sih ya sudah resiko. Mau Java Jazz Festival dipindah kemanapun, tempat parkir akan selalu tidak cukup. Tadinya ada harapan tersedianya transportasi bus umum yang tersedia setiap jamnya, khusus dari lokasi acara ke titik-titik pusat hunian, sehingga saat pengunjung pulang jam 02:00 pagi misalnya, ia tidak kesulitan pulang karena jauhnya lokasi dari tempat tinggalnya.

DSC_8509

Yang paling santer terdengar di social media (hingga di lokasi acara) tentunya adalah susahnya melakukan komunikasi. Untuk menelepon susah, ber-SMS telat, apalagi untuk menggunakan jaringan data. Semakin malam, saat pengunjung semakin padat, semakin sulit pula melakukan komunikasi. Sayangnya, tweet dari akun resminya @JavaJazzFest juga tidak membantu. Salah satu tweetnya sempat malah memperkeruh suasana.

Namun hal lain yang menguntungkan adalah harga tiketnya yang lebih murah, harga makanan dan minuman yang juga lebih bersahabat (meski transaksi pembayarannya libet, harus menggunakan BNI prepaid card, yang antrinya cukup panjang). Setiap brand sponsor mendapat tempat yang luas, sehingga para konsumennya bisa lebih dimanjakan (sempat menikmati pijatan kaki di Axis Lounge). Meski ruangan-ruangan di JIExpo Kemayoran sebenarnya tidak didesain untuk konser, kualitas suara panggungnya pun masih tetap bagus.

Musisi yang kemarin sempat ditonton dan didokumenasikan antara lain: Allen Hinds, John Legend, Eric Benet, Bob James, Dira J. Sugandi, Christian McBride, Manhattan Transfer, Bandanaira, Toni Braxton, /rif, Roy Hargrove Quintet, Babyface, Bubi Chen, Andien, dll. Fotonya bisa dilihat di salindia berikut ini. Kalau mau full screen, tekan tombol yang di kiri atas. Alternatifnya, bisa cek galeri lengkapnya di tautan ini.

Cerita dari Axis Java Jazz Festival 2010 ini adalah artikel dari: Media Ide
-- Sudah pernah membaca buku-buku berikut?