<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogger Planetarium &#187; Online Branding</title>
	<atom:link href="http://virtualisasi.com/tag/online-branding/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://virtualisasi.com</link>
	<description>Dunia Virtual Blogger Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 01:21:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Pinterest dan Brand</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/02/08/pinterest-dan-brand/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/02/08/pinterest-dan-brand/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 14:49:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[amd]]></category>
		<category><![CDATA[brand]]></category>
		<category><![CDATA[etsy]]></category>
		<category><![CDATA[gap]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[pinterest]]></category>
		<category><![CDATA[travel channel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4910</guid>
		<description><![CDATA[Setiap kali ada aplikasi <em>social media </em>baru yang lagi menanjak popularitasnya, otak ini selalu memikirkan, apa ya yang bisa diadaptasi oleh <em>brand </em>di sini? Saat Instagram dulu mulai populer, yang dipikirkan adalah dengan cara apa nanti <em>brand </em>bisa masuk di dalamnya. Nah sekarang ada lagi yang mulai menanjak popularitasnya. Namanya Pinterest, sebuah aplikasi <em>visual bookmark</em>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="http://media-ide.bajingloncat.com/2012/02/08/pinterest-dan-brand/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_thumb.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_thumb.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4913" title="pinterest_thumb" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_thumb-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Setiap kali ada aplikasi <em>social media </em>baru yang lagi menanjak popularitasnya, otak ini selalu memikirkan, apa ya yang bisa diadaptasi oleh <em>brand </em>di sini? Saat Instagram dulu mulai populer, yang dipikirkan adalah dengan cara apa nanti <em>brand </em>bisa masuk di dalamnya. Nah sekarang ada lagi yang mulai menanjak popularitasnya. Namanya Pinterest, sebuah aplikasi <em>visual bookmark</em>.</p>
<p>Kalau dilihat fungsinya, sebenarnya Pinterest nggak jauh berbeda dengan Tumblr. Kalau di Tumblr ada <em>reblog</em>, maka di Pinterest ada <em>repin</em>. Konsepnya pun serupa, melakukan <em>posting </em>ulang terhadap apa yang sudah di-<em>posting </em>sebelumnya oleh pengguna lain. Ada pula <em>like</em>, yang fungsinya tak berbeda dengan Tumblr atau Instagram. Kita bisa menyimpan <em>posting </em>orang lain yang kita suka.</p>
<p>Yang membedakan dengan Tumblr, di Pinterest kita bisa membuat kategori sendiri. Bebas. Istilahnya <em>board</em>. Kita bisa <em>follow </em>orang lain dan mengikuti semua <em>board</em>-nya, atau kita bisa <em>follow </em>hanya <em>board </em>yang kita sukai saja. Pinterest juga lebih kuat secara visual. Lebih tepat untuk mengumpulkan koleksi visual di sini daripada di Tumblr. Namun jangan jadikan Pinterest sebagai tempat menulis blog, karena memang fungsinya nggak cocok untuk itu.</p>
<p>Setiap situs layanan <em>social media </em>pasti punya aturan mainnya sendiri. Etika beraktivitas di Pinterest sendiri bisa dibaca <a href="http://pinterest.com/about/etiquette/%20" >di sini</a>. Yang menarik di sini adalah poin ini:</p>
<blockquote><p><em>Avoid Self Promotion</em></p>
<p><em>Pinterest is designed to curate and share things you love. If there is a photo or project you’re proud of, pin away! However, try not to use Pinterest purely as a tool for self-promotion.</em></p></blockquote>
<p>Ini yang membedakannya dengan Twitter atau Facebook, tempat <em>brand </em>dengan lantang berjualan tentang dirinya sendiri. Pinterest adalah tempat untuk mengkurasi koleksi visual yang memang kita suka. Seharusnya, kalau <em>brand </em>mau masuk ke Pinterest, maka yang perlu dilakukan bukanlah memamerkan koleksi TVC/<em>print ad</em>/kampanyenya, tapi cobalah mengkurasi gambar-gambar visual yang mencerminkan <em>lifestyle brand </em>tersebut. Bodoh-bodohannya begini, kalau sebuah <em>brand </em>punya hobi, maka apa sih hobinya? Nah coba tampilkan koleksi visual (dari manapun) yang bisa menunjukkan hobi si <em>brand</em>.</p>
<p>Jadi apa yang bisa dilakukan <em>brand </em>di Pinterest?</p>
<p><strong>Kontes</strong></p>
<p>Salah satu <em>brand fashion </em>luar, Land&#8217;s End Canvas, sempat membuat <a href="http://www.momblogmagazine.com/index/2011/12/lands-end-talks-working-with-pinterest/%20" >kontes pin</a>. Pengguna dipersilakan mengkurasi pin-pin berisikan gambar koleksi <em>brand </em>ini. Pengguna tinggal menjelajah situs Land&#8217;s End Canvas, lalu melakukan pin terhadap <em>item </em>yang disukai. Pemenang dipilih berdasarkan koleksi <em>item </em>yang paling keren dan <em>stylish</em>. Melalui kontes ini, <em>brand </em>diuntungkan karena koleksi produknya tersebar di Pinterest dengan cepat.</p>
<p><strong>Mengkurasi gambar sesuai karakteristik <em>brand</em></strong></p>
<p>Cek <a href="http://pinterest.com/amdunprocessed" >AMD</a> di Pinterest deh. AMD nggak mungkin juga memamerkan <em>processor </em>komputer di sini, karena nggak ada keren-kerennya. Yang ditampilkan AMD di Pinterest adalah kurasi gambar-gambar yang identik dengan <em>geek </em>dan IT. Ada sih <em>board </em>AMD yang menampilkan notebook yang menggunakan <em>processor</em>-nya, namun selebihnya adalah <em>board </em>yang bersifat <em>fun</em>. AMD juga menggunakan Pinterest untuk menampilkan dokumentasi kegiatan pameran.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_amd.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4915" title="pinterest_amd" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_amd.jpg" alt="" width="530" height="310" /></a></p>
<p><strong>Pamer, tapi dengan cara lebih halus</strong></p>
<p>Yang paling enak untuk pamer di Pinterest adalah <em>brand </em>yang berhubungan dengan <em>fashion</em>, makanan, dan <em>travel</em>. Cek <a href="http://pinterest.com/gap/%20" >GAP</a> deh, yang menampilkan koleksi <em>fashion</em>-nya. Salah satu <em>board </em>di akun ini mengkurasi foto-foto di banyak <em>fashion blog </em>yang menggunakan produk GAP. Ada pula sih <em>board </em>yang isinya murni “jualan” karena memamerkan koleksi terbaru dari situsnya.</p>
<p>Hal serupa dilakukan pula oleh <a href="http://pinterest.com/etsy/%20" >Etsy</a> yang mengkurasi <em>item </em>dari situsnya sendiri. Banyak koleksi <em>item </em>Etsy dipisah dalam beberapa <em>board </em>berdasarkan fungsinya (misal: untuk hadiah, untuk pernikahan, dll). Etsy bahkan nggak sungkan menuliskan harga di setiap pin-nya. Di Pinterest kalau kita menuliskan keterangan dengan tanda $, maka otomatis ini akan dianggap sebagai harga produk yang kita pin.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_gap.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4912" title="pinterest_gap" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_gap.jpg" alt="" width="530" height="310" /></a></p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_etsy.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4911" title="pinterest_etsy" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_etsy.jpg" alt="" width="530" height="310" /></a></p>
<p><strong>Promosi wisata</strong></p>
<p>Ini sudah dilakukan secara tidak langsung oleh <a href="http://pinterest.com/travelchannel/%20" >Travel Channel</a>. Akun ini mengkurasi atraksi wisata menarik dunia, dipisahkan berdasarkan pantai, kota, hewan, makanan, dll. Pinterest juga menjadi salah satu cara untuk cerita di balik layar kegiatan dokumentasi yang dilakukan Travel Channel.</p>
<p>Hmm, seharusnya kalau mau, kita bisa bikin hal serupa tapi untuk Indonesia nih. Pinterest memungkinkan satu akun dikurasi oleh banyak orang. Nah, seandainya saja teman-teman di Indonesia ini bisa mengkurasi foto-foto kekayaan alam Indonesia, tentu akan menarik. Sekalian menjadikan Pinterest sebagai ajang promosi wisata negeri ini.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_travelchannel.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4914" title="pinterest_travelchannel" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/02/pinterest_travelchannel.jpg" alt="" width="530" height="310" /></a></p>
<p>Referensi lain seputar Pinterest dan <em>brand</em> silakan cek tulisan <a href="http://www.dreamgrow.com/41-great-examples-of-pinterest-brand-pages/" >ini</a> dan <a href="http://mashable.com/2012/01/19/pinterest-brands/" >ini</a>.</p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://pinterest.com/pin/283937951476351069/" >Robin Redd</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/02/08/pinterest-dan-brand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

