
Instalasi Zimbra mail server bagi pemula, terutama bagi para Administrator Windows yang ingin melakukan migrasi dari MDaemon atau Microsoft Exchange Server mungkin akan menjadi petualangan tersendiri, meski mekanisme, cara dan tutorial instalasinya sudah bertebaran dimana-mana. Bagi rekan-rekan yang ingin mencoba Zimbra namun masih merasa khawatir merasa kesulitan, berikut adalah beberapa tips agar instalasi Zimbra berjalan dengan lancar :
FIREWALL. Agar instalasi berjalan dengan lancar, matikan firewall saat hendak melakukan instalasi. Hal ini akan meniadakan kemungkinan masalah dari sisi firewall yang membuat bingung proses penyelesaiannya. Setelah selesai instalasi dan Zimbra dipastikan berjalan dengan baik, aktifkan firewall sehingga kalaupun ada masalah, itu kemungkinan besar karena setting firewall yang belum sempurna. Untuk mematikan firewall pada distro openSUSE/SLES, masuk ke menu YAST | Security & User | Firewall.
`
Jika firewall diaktifkan, jangan lupa untuk membolehkan port-port tertentu yang digunakan oleh Zimbra. Daftar lengkap port yang digunakan oleh Zimbra dapat dilihat pada tabel 1
- Konfigurasi DNS. Zimbra membutuhkan A records yang merujuk pada nama hostname-nya. DNS Server yang digunakan bisa diinstalasi pada Zimbra atau menggunakan DNS Server yang sudah ada. Untuk keterangan detail, silakan baca penjelasan umum seputar DNS di Zimbra. Panduan konfigurasi DNS server secara mudah dapat dibaca pada artikel ini : Tutorial : Mudahnya Konfigurasi DNS Server pada openSUSE/SLES
- Penulisan /etc/hosts. Zimbra menggunakan file /etc/hosts untuk merujuk konfigurasi LDAP yang ia miliki. Penulisan nama host pada /etc/hosts harus menggunakan pola FQDN (Fully Qualified Domain Name) atau penulisan nama domain secara lengkap, misalnya mail.vavai.com, bukan sekedar ditulis mail. Berikut adalah contoh penulisan file /etc/hosts yang saya gunakan, yang berjalan dengan baik pada Zimbra semua versi.
#
# hosts This file describes a number of hostname-to-address
# mappings for the TCP/IP subsystem. It is mostly
# used at boot time, when no name servers are running.
# On small systems, this file can be used instead of a
# "named" name server.
# Syntax:
#
# IP-Address Full-Qualified-Hostname Short-Hostname
#
127.0.0.1 localhost
192.168.0.10 mail.vavai.com mail
- Port Conflict. Zimbra menggunakan berbagai port untuk operasionalnya, meliputi port web server menggunakan Jetty, port POP3, port SMTP, IMAP dan lain-lain. Jika instalasi ingin berjalan lancar, hapus atau non aktifkan port Postfix, Sendmail atau Qmail, port web server Apache (port 80) dan port-port seperti pada tabel 1. Meski Zimbra bisa digunakan berbarengan dengan Apache web server baik menggunakan port SSL atau menggunakan tuning tertentu, saya pribadi tidak menyarankannya dan lebih cenderung untuk memisahkan Zimbra dengan web server. Pemisahan ini akan memastikan konfigurasi Zimbra tidak tergantung pada konfigurasi non Zimbra
- Library & Paket Tambahan. Zimbra memerlukan paket aplikasi tertentu agar berjalan dengan mulus. Detail lengkap library yang dibutuhkan dapat dibaca pada Zimbra Requirement. Untuk SLES 11 atau openSUSE, paket tambahan yang diperlukan dalam posisi instalasi server mode (text mode) adalah fetchmail dan sysstat.
- Penggunaan Harddisk. Zimbra memerlukan minimal kapasitas kosong sebesar 5 GB (diluar sistem operasi). Meski demikian, kita harus mempertimbangkan beberapa hal terkait penentuan kapasitas Zimbra ini, misalnya mekanisme penyimpanan email, backup dll. Keterangan lengkap penentuan penggunaan harddisk Zimbra dapat dibaca pada artikel berikut : Tips Menentukan Kapasitas Harddisk Zimbra
Jika menginginkan solusi instalasi Zimbra yang lebih mudah, pertimbangkan untuk menggunakan Zimbra Appliance. Zimbra Appliance sudah memenuhi semua syarat diatas sehingga anda hanya perlu mengikuti wizard atau panduan instalasi. Detail keterangan mengenai Zimbra Appliance dapat dibaca disini : Rilis Zimbra Appliance Versi 11.1.5.
Sumber tulisan : http://www.zimbrablog.com/blog/archives/2009/05/6-tips-for-a-smooth-zimbra-server-install.html
Artikel Terkait
Hari Jum’at akhir pekan lalu saya menuliskan tutorial backup dan restore Zimbra, termasuk export-import account dan mailbox. Ada beberapa rekan yang confused dengan penjelasan saya mengenai proses export account. Pada artikel itu, saya mengambil cara mudah dalam melakukan export daftar account yaitu dengan perintah sederhana :
su - zimbra
zmprov gaa > /home/vavai/daftar-account-zimbra.csv
Cara diatas memang secara otomatis mengekspor semua daftar account Zimbra dari sistem Zimbra yang sedang berjalan, namun memiliki 2 kelemahan mendasar yaitu :
- Untuk keperluan bulk provision melalui menu Admin Zimbra, file hasil export harus memenuhi syarat minimal 3 kolom yaitu email address, display name dan password. Untuk mengatasinya, kita harus memodifikasi file csv untuk mengisi kolom kedua dan ketiga
- Hasil import melalui bulk provision akan secara otomatis menandai semua account untuk “Change Password on Initial Login”, jadi password tidak bisa digunakan
Untuk menghindari 2 hal diatas, pagi ini saya membuatkan script otomatis untuk melakukan export account Zimbra yang bisa langsung dipergunakan tanpa melakukan proses edit secara manual. Password yang dimasukkan juga akan secara otomatis tersimpan sebagai password permanen.
SCRIPT EXPORT ACCOUNT ZIMBRA
Bisa di download disini.
#!/bin/sh
#Hapus Layar
clear
echo -e "###################################################################################"
echo -e "# Zimbra exportaccountzcs.sh ver 0.0.1 #"
echo -e "# Skrip untuk export account Zimbra menjadi file zmp #"
echo -e "# Masim 'Vavai' Sugianto - vavai@vavai.com - http://www.vavai.com #"
echo -e "# Untuk saran dan pertanyaan silakan menggunakan Milis Komunitas Zimbra Indonesia #"
echo -e "# Link Komunitas : http://www.zimbra.web.id - http://www.opensuse.or.id #"
echo -e "###################################################################################"
# /* Variable untuk bold */
ibold="\033[1m""\n===> "
ebold="\033[0m"
# /* Parameter */
echo ""
echo -n "Enter Domain Name (ex : vavai.com) : "
read NAMA_DOMAIN
echo -n "Enter path folder and file name for exported account (ex : /home/vavai/zcsacc) : "
read FILE
# /* Membuat file hasil export dan mengisi nama domain */
NAMA_FILE="$FILE.zmp"
touch $NAMA_FILE
echo "createDomain $NAMA_DOMAIN" > $NAMA_FILE
# /* Check versi Zimbra yang digunakan */
VERSION=`su - zimbra -c 'zmcontrol -v'`;
ZCS_VER="/tmp/zcsver.txt"
touch $ZCS_VER
echo $VERSION > $ZCS_VER
echo -n "Zimbra Version : $VERSION";
echo -e $ibold"Retrieve Zimbra User.............................."$ebold
grep "Release 5." $ZCS_VER
if [ $? = 0 ]; then
USERS=`su - zimbra -c 'zmprov gaa'`;
fi
grep "Release 6." $ZCS_VER
if [ $? = 0 ]; then
USERS=`su - zimbra -c 'zmprov -l gaa'`;
fi
# /* Proses insert account kedalam file hasil export */
for ACCOUNT in $USERS; do
NAME=`echo $ACCOUNT`;
DOMAIN=`echo $ACCOUNT | awk -F@ '{print $2}'`;
ACCOUNT=`echo $ACCOUNT | awk -F@ '{print $1}'`;
if [ $NAMA_DOMAIN == $DOMAIN ] ;
then
echo "createAccount $NAME $ACCOUNT displayName '$ACCOUNT' givenName $ACCOUNT sn $DOMAIN zimbraPasswordMustChange FALSE" >> $NAMA_FILE
echo "Adding account $NAME"
else
echo "Skipping account $NAME"
fi
done
echo "All account has been exported sucessfully into $NAMA_FILE"
echo "You may import the file into new Zimbra server with the following command :"
echo ""
echo -e $ibold"with Zimbra user"$ebold
echo "su - zimbra"
echo "zmprov < $NAMA_FILE"
echo ""
echo -e $ibold"with root permission"$ebold
echo "su"
echo " cat $NAMA_FILE | su - zimbra -c zmprov"
echo "******"
CARA MENGGUNAKAN
su
cd /opt
wget -c http://www.vavai.com/wp-content/uploads/exportacczcs.sh
chmod +x exportacczcs.sh
./exportacczcs.sh
CATATAN
Ada beberapa catatan penting terkait dengan penggunaan script ini, antara lain :
- Untuk kesederhanaan, saya menggunakan user name sebagai password dan display name. Jika ingin menggunakan password standar untuk semua user, silakan ubah script bagian berikut :
echo "createAccount $NAME $ACCOUNT displayName '$ACCOUNT' givenName $ACCOUNT sn $DOMAIN zimbraPasswordMustChange FALSE" >> $NAMA_FILE
Menjadi
echo "createAccount $NAME passwordstandar displayName '$ACCOUNT' givenName $ACCOUNT sn $DOMAIN zimbraPasswordMustChange FALSE" >> $NAMA_FILE
Saya akan mencoba memperbaiki scriptnya untuk bisa mengambil password yang tersimpan pada account Zimbra. Pilihan lainnya adalah menggunakan perintah ldap untuk mengambil password yang ada, namun saat ini saya belum sempat melakukan eksplorasi lebih jauh
- Script ini akan menanyakan 2 parameter yaitu nama domain yang accountnya akan diexport dan lokasi penyimpanan file zmp yang hendak dibuat. Meski demikian, saya sudah mengujicoba script ini untuk berjalan pada posisi multi domain. Script ini hanya akan mengekspor account yang ada pada domain yang diinginkan.
Bagi rekan-rekan yang menemukan bug atau punya tips lain untuk meningkatkan kemampuan script ini silakan menyampaikannya melalui halaman komentar.
Artikel Terkait
Saya tidak tahu apakah saya yang kuper atau orang lain yang aneh, saya kok kerap merasa geli kalau melihat status atau posting seorang teman di Facebook. Yang membuat geli adalah jika si Facebooker yang bersangkutan membuat suatu status atau posting, tapi dia juga yang jadi orang pertama yang “Like it” atau “Like this”.
Narsis banget nggak sih ?:-P Apa nggak sebaiknya kesempatan pertamax dikasih ke orang lain. Buat saya, kok rasanya janggal kalau saya bikin status, terus saya juga klik “Like it”, apalagi kemudian jadi komentator pertama, hehehe…
Saya tambah geli ketika teman saya yang baik, mas Pujiono merespon curahan hati saya ini dengan berkomentar, “Yang elo maksud itu gue ya, habis, daripada nggak ada yang like it mendingan gue sendiri yang like it”.
Hahaha, lha biasanya saya melihat tipikal Facebooker yang melakukan hal yang saya tulis itu kebanyakan ABG. Jangan-jangan mas Puji lagi deja vu kembali jadi ABG
Jika anda melakukan hal yang saya tuliskan, harap jangan diambil hati. Update status di FB itu hak asasi masing-masing, kalaupun saya menuliskannya disini, itu sekedar rasa heran saja, mungkin saya kuper berurusan dengan social media
. Saya paham kok, mau update status sendiri kemudian dihapus lagi berulang kali, atau update status dengan bahasa yang sukar dimengerti, itu kan hak pribadi si Facebooker. Lo usil amat sih jadi orang, hehehe…
Eh ngomong-ngomong, aneh nggak sih kebiasaan seperti itu, update status sendiri, like this sendiri dan jika perlu, komentar sendiri
Artikel Terkait
- Tips agar Instalasi Zimbra Berjalan Mulus & Lancar
Instalasi Zimbra mail server bagi pemula, terutama bagi para Administrator Windows yang ingin melakukan migrasi dari MDaemon atau Microsoft Exchange Server mungkin akan menjadi petualangan tersend... - Script untuk Export Account Zimbra
Hari Jum'at akhir pekan lalu saya menuliskan tutorial backup dan restore Zimbra, termasuk export-import account dan mailbox. Ada beberapa rekan yang confused dengan penjelasan saya mengenai proses exp... - Libur Hari Raya Nyepi
Biasanya saya jarang lupa jika ada hari libur nasional. Hari liburnya masih jauh didepan saya sudah berancang-ancang untuk mengatur strategi mengisi hari libur.
Hal berbeda terjadi untuk libur ... - openSUSE 11.3 Milestone 3
openSUSE 11.3 yang akan dirilis pada bulan Juli 2010 saat ini sudah memasuki tahap milestone 3. Selain bug fixes yang terdapat pada versi 11.2 dan versi 11.3 milestone sebelumnya, pengembang openS... - Tips untuk Backup/Restore/Moving Zimbra Mail Server Bagian 3, Restore Zimbra Mailbox
Artikel ini merupakan bagian ketiga dari 3 tulisan. Artikel sebelumnya adalah :
Tips untuk Backup/Restore/Moving Zimbra Mail Server Bagian 1, Penjelasan Backup Zimbra & Proses Backup Account
...

Biasanya saya jarang lupa jika ada hari libur nasional. Hari liburnya masih jauh didepan saya sudah berancang-ancang untuk mengatur strategi mengisi hari libur.
Hal berbeda terjadi untuk libur hari Selasa ini, yaitu hari libur nasional hari raya Nyepi. Saya baru tahu pada hari Senin siang, jadi libur ini menjadi surprise buat saya
Libur yang tak terduga ini saya manfaatkan untuk istirahat di rumah, bermain dengan Zeze Vavai dan melakukan setup ulang untuk warnet termasuk persiapan untuk Training Virtualisasi & Linux HA akhir pekan ini.
Kebetulan saya punya 3 buah PC yang belum sempat disetup untuk warnet, ditambah dengan PC dari kantor isteri saya yang harus diclean-up karena jalannya seperti keong akibat virus yang bertumpuk. Saya merasa aneh kok ya ada yang tahan menggunakan komputer selambat keong meski sekedar untuk mengetik.
Untuk persiapan training Virtualisasi dan Linux HA, saya sengaja melakukan upgrade memory standar yang tadinya hanya 1 GB menjadi minimal 2 GB. Meski penambahannya tidak terlalu tinggi, mudah-mudahan penambahan ini bisa membuat proses simulasi virtual appliance lebih nyaman.
Selain upgrade memory, saya juga meramu ulang panduan untuk setup ini yang nantinya akan saya publikasikan di blog ini.
Sebenarnya masih ada beberapa project saya yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu ngoprek diwaktu hari libur, misalnya membuat script untuk melakukan import account Zimbra tanpa menjadikan password-nya expired namun sepertinya hal ini harus menunggu waktu yang lebih luang.
Bagaimana dengan hari libur anda?
Artikel Terkait
- Catatan Seputar Training Zimbra Mail Server
Hari Sabtu 20 Februari 2010 akhir pekan kemarin saya isi dengan acara training Implementasi Zimbra Mail Server. Sejak seminggu sebelumnya saya sudah menyiapkan beberapa keperluan seperti modul pan... - Tips agar Instalasi Zimbra Berjalan Mulus & Lancar
Instalasi Zimbra mail server bagi pemula, terutama bagi para Administrator Windows yang ingin melakukan migrasi dari MDaemon atau Microsoft Exchange Server mungkin akan menjadi petualangan tersend... - Script untuk Export Account Zimbra
Hari Jum'at akhir pekan lalu saya menuliskan tutorial backup dan restore Zimbra, termasuk export-import account dan mailbox. Ada beberapa rekan yang confused dengan penjelasan saya mengenai proses exp... - Status Facebook : Dia yang Update, Dia juga yang “Like it”
Saya tidak tahu apakah saya yang kuper atau orang lain yang aneh, saya kok kerap merasa geli kalau melihat status atau posting seorang teman di Facebook. Yang membuat geli adalah jika si Facebooker ya... - openSUSE 11.3 Milestone 3
openSUSE 11.3 yang akan dirilis pada bulan Juli 2010 saat ini sudah memasuki tahap milestone 3. Selain bug fixes yang terdapat pada versi 11.2 dan versi 11.3 milestone sebelumnya, pengembang openS...

openSUSE 11.3 yang akan dirilis pada bulan Juli 2010 saat ini sudah memasuki tahap milestone 3. Selain bug fixes yang terdapat pada versi 11.2 dan versi 11.3 milestone sebelumnya, pengembang openSUSE juga memberikan beberapa sentuhan yang sifatnya gradual, seperti pemisahan library untuk Gnome dan KDE, pengaturan ulang mengenai dependency dan introduksi beberapa paket baru.
openSUSE 11.3 juga sudah menyertakan desktop environment LXDE by default selain tentunya paket KDE dan Gnome. Detail keterangan untuk rilis ini dapat dibaca pada posting di openSUSE News.
Untuk pengguna openSUSE di Indonesia, file iso bisa didownload pada mirror-mirror utama, antara lain :
- ftp://kambing.ui.ac.id/iso/opensuse/11.3-Milestone3/iso/
- http://mirror.unej.ac.id/pub/iso/opensuse/11.3-Milestone3/iso/
Artikel Terkait